Wednesday, August 12, 2015

Yuk Masak! Aneka Masakan Sayur yang Paling Digemari

Macam-macam masakan sayur yang paling digemari

1.    Sayur Bobor

Bahan : 1 biji labu, 3 ikat bayam, santan, kaldu dari ayam atau daging.

Bumbu : 4 biji bawang merah, 2 siung bawang putih, ketumbar, kencur, tempe, daun salam, laos, gula merah, dan garam.

Cara memasaknya :

a.     Bawang merah dan putih, kencur ditumbuk halus.

b.    Lalu dipotong-potong persegi, dan bayam dipetiki.

c.     Bumbu-bumbu tadi direbus dengan kaldu, tempe, daun salam, laos, untuk selanjutnya masukkan gula merah, garam.

d.    Lalu masaklah sampai mendidih terus masukkan labunya dan santan.

e.     Masaklah lagi sampai mendidih baru bayamnya dimasukkan.

f.       Hidangkanlah hangat-hangat.

2.    Sayur Asam

Bahan : Tulangan sapi ½ kg, 1 ons kacang tanah, ½ ikat kacang panjang, 1 biji terong, 1 ikat daun so, kemiri.

Bumbu : 5 biji bawang mera, 3 siung bawang putih, asam, daun salam, laos, garam dan gula merah.

Cara memasaknya :

a.     Tulangan sapi direbus untuk diambil kaldunya saja.

b.    Lalu semua bumbu-bumbu ditumbuk terus masukkan kedalam kaldu tadi dengan diberi kacang tanah, gula merah, garam daun salam, laos, masaklah sampai empuk kacangnya,

c.     Kemudian masukkan kacang panjang dan terong juga daun so.

d.    Masak lagi sampai empuk semua baru asamnya dimasukkan.

e.     Sayur ini rasanya harus manis.

 

3.    Sayur Kare

Bahan : 2 ons daging tetelan bertulang,

              ¼ butir kelapa, ½ ons buncis,

              1 ons kentang, 1 ons wortel,

              3 ikat su’un, 4 helai kol, dan 4 sendok makan minyak goreng.

Bumbu : 5 siung bawang putih, 5 buah bawang merah

              3 biji cabe merah, ½ sendok the ketumbar,

              1 ruas jari laos, 1 batang sereh, 1 helai daun salam,

              10 biji jintan, 1 buah kemiri, ½ sendok the trasi, 1 sendok makan garam,

              1 sendok makan gula merah, dan 1 sendok makan asam.

Cara memasaknya :

a.     Cuci daging, rebuslah hingga lunak. Potong-potong seperti dadu.

b.    Parut kelapa, buatlah santan 1 gelas.

c.     Bersihkan sayur-sayuran, potong-potong wortel, kol, dan kentang. Rendamlah kentang.

d.    Rendamlah su’un, dan angkatlah.

e.     Haluskan bumbu-bumbu, kecuali daun salam, sereh, gula, dan air asam.

f.       Tumis bumbu-bumbu, tambahkan daun salam dan sereh.

g.     Masukkan kedalam kaldu dan daging, rebuslah hingga mendidih.

h.    Tambahkan wortel, rebus hingga setengah masak.

i.       Masukkan kentang, boncis, dan rebus lagi sampai setengah masak.

j.       Tambahkan santan, rebus sampai masak dan diaduk-aduk.

k.     Masukkan kol, su’un, tambahkan gula dan air asam.

l.       Hidangkan dalam basi tertutup.

 

 

 

4.    Sayur Asem-Asem

Bahan : 2 ons boncis, 1 ons daging tetelan, 1 ons kulit melinjo,

              2 sendok makan minyak goreng.

Bumbu : 4 buah bawang merah, 2 siung bawang putih, 2 biji cabe merah,

              4 biji cabe hijau, 1 helai daun salam, 1 ruas jari laos,

              ½ sendok makan gula merah, 2 sendok makan kecap,

1 sendok teh garam, 1 sendok makan air asam.

          Cara memasaknya :

a.     Cuci tetelan, rebus potong-potong, seperti dadu.

b.    Bersihkan boncis, cabe merah dan hijau, cuci, potong-potong membulat ½ ruas jari.

c.     Iris halus bawang merah dan putih, lalu tumis, masukkan bumbu-bumbu lainnya, kecuali air asam.

d.    Masukkan boncis, tambahkan kaldu 1 gelas.  Tambahkan air asam.

e.     Perbandingan kuah dengan isi = 1 : 1.

warna kecoklat-coklatan, berkuah, rasanya asam pedas sedikit manis.

f.       Hidangkan dalam mangkok sayur atau basi tertutup.

 

5.    Sayur Lodeh

Bahan : 1 mangkok nangka muda,

½ mangkok terdiri dari : daun so, kacang panjang, terong, kroto (buah melinjo muda), 2 mangkok santan.

Bumbu : 1 sendok teh ketumbar, 5 biji bawang merah, 2 siung bawang putih,   3 biji kemiri, 1 iris lengkuas, 1 lembar daun salam, garam dan vitsin (penyedap rasa)

 

Cara memasaknya :

a.     Masaklah air sampai mendidih sementara bersihkan dan potong-potonglah nangka muda tadi menurut selera.

b.    Jika air sudah mendidih masukkan nangka tadi dan biarkan sampai lunak. Kemudian buangkan airnya dan masukkan kacang panjang, daun so, terong, dan kroto tadi.

c.     Bila kacang sudah lunak, barulah bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan terus dimasukkan.

d.    Biarlah sampai mendidih lagi lalu tuangkan santan dan vitsin.

e.     Biarkan saja sampai masak.

 

 

Uniknya Air terjun Lepo (Ledok Pokoh)



 
Assalamu'alaikum, wr. wb.
Okedah perjalanan adventure saya waktu itu yaitu  ke Air Terjun Lepo. Saat itu saya hanya pergi melancong bersama teman saya, karena bermodal rasa penasaran, akhirnya kami putuskan untuk berkunjung obyek wisata ini. Air Terjun Lepo ini terletak di Desa Pokoh 1, Dlingo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55783. Sesuai Navigation yang saya cari ternyata jarak saya dari rumah sekitar 29 km dan menempuh waktu 46 min. Tapi karna waktu itu saya masih takut berkendara dengan motor di daerah pegunungan seperti itu, jadi yaa waktu yang ita tempuh sepertinya lebih dari satu jam. Hehehe :D no problem, pelan asal selamat bro. :)
Wisata air ini menyuguhkan pemandangan yang luar biasa asri. Kawasan wisata ini sangat menarik bagi mereka yang sangat mencintai indahnya alam. Apalagi keaslian hutan yang tercetak jelas disepanjang menuju air terjun ini.
Setelah bermenit-menit kita mengendarai kendaraan, akhirnya hampir sampai juga, eh udah seneng banget udah mau sampai, tapi malah keblusuk alias salah jalan. Tanyalah sama penduduk sekitar, dan ternyata bener sih, tapi lewatnya itu lhoo.. mbok ya cari jalan yang bener. Hahaa kami ternyata salah belok, padahal sebelumnya saya sudah mencurigai untuk belok di belokan sebelumnya, eh tapi rada kurang yakin, soalnya tempatnya sepi suram gitu, beneran deh…wkwk bukannya apa yaa…apa aku yang terlalu takut aja ya.. #lupakanitu


Beginilah saat kami keblusuk karna salah jalan… *ngakak sambil guling-guling*
Sebelum jepretan diatas, masih ada jalan yang super luar biasa gronjal-gronjal, tapi lupa buat dijepret..saking bingungnya, jadi cuma melongo, dan fokus tuntun motor terus dah..haha
Alhamdulillah ternyata apa kata bapak penduduk tadi bener, bener ada jalan yang sudah mulus..hhe takut nuntun kelamaan pak. #haduhh
Akhrinya ketemulah sama bapak bapak lagi, nunjukin jalan menuju ke air terjunnya..yeay seneng..wkwk *takut nyasar lagi*
Setelah menitipkan kendaraan di salah satu rumah warga, kamipun langsung bergegas berjalan menyusuri jalan setapak untuk mencari dimana letak air terjun tersebut. 

 


Nah udah lihat palang Air Terjun Lepo..yeaayyy tambah semangat… Kondisi yang masih alami dan sepi menjadi nilai tambah bagi kami. Menyusuri jalan setapak  yang sempit… Terlihat dari jauh itu, terdapat beberapa toilet kecil yang sudah dibangun namun belum dapat difungsikan secara optimal. Selain itu, jalan setapak yang kami lewati pun sedang dalam tahap pembangunan, namun belum sepenuhnya selesai. Beberapa gubug yang kemungkinan digunakan untuk berjualan oleh warga sekitar juga terlihat di sana. Namun, pada saat kami ke sana, semuanya sepi.
Air terjun lepo ini masih sangat sepi, dikarenakan masih belum banyak orang yang tau tentang keberadaan air terjun lepo ini. Tapi nggak terlalu sepi sih, banyak anak kecil dan kadang orang dewasa renang disini. Airnya yang nyejukin mungkin yang buat mereka betah renang maupun main air disitu…
Oiya menurut para sumber Air Terjun Lepo ini terdapat 3 tingkatan.
Nampak air gemericik menuruni terjunan bebatuan. Seperti menarik…
Dan ternyata benar, air terjun ini yang tingkatan pertama dan merupakan tingakatan paling cantik. Air terjun ini dikelilingi oleh tebing batu kapur dengan tekstur yang unik menjadikannya seperti air terjun pribadi yang cocok dinikmati satu dua orang saja.
  
Kedung pada air terjun ini pun tidak dalam sehingga kita bisa melihat dasarnya. Airnya yang jernih dan kombinasi bentuk batuan kapur yang unik membuatnya terlihat cantik dan memikat.

(sumber : wisata.kompasiana.com)
Tingkatan kedua merupakan tingkatan paling unik. Di sini bebatuan berbentuk balok-balok yang tersusun rapi, seperti dibuat-buat, entah kenapa bisa seperti itu.
Air digrojogan yang kedua ini relatif lebih deras dari grojogan yang pertama.
(sumber : wisata.kompasiana.com)

Tingkatan terakhir dari Air Terjun Lepo ini merupakan yang paling alami. Sepertinya nggak bisa disebut air terjun juga sih, tapi tetap saja air yang mengalir terkumpul mengalir ke bawah dan tertampung oleh kedung/ kolam, jadi dianggap air terjun seperti yang lainnya. Di sini juga terlihat kedung yang lebih dalam dan luas dibandingkan dengan kedung-kedung sebelumnya.

Secara keseluruhan Air Terjun Lepo ini merupakan salah satu air terjun unik nan cantik. Tiap tingkatan memberikan kesan yang berbeda. Kita juga dapat bermain air dengan bebas di sini. Suasana yang masih alami sangat cocok untuk kita bersantai, terbebas dari polusi perkotaan.
Beginilah pemandangan dari atas Air Terjun Lepo yang kedua. Terlihat air terjun yang ketiga dari atas itu, airnya berwarna biru. Sungguh cantik luar biasa. Tak henti-hentinya mata ini memandang pemandangan luar biasa unik ini. Subhanallah surga dunia ciptaan Allah SWT. Kita sebagai manusia wajib menjaga dan melestarikannya… terimakasih .. Wasalamu’alaikum, wr. wb.