Tuesday, January 27, 2015

Cinta Tanpa Syarat

Hal tersulit dalam hidup adalah  bukanlah memilih namun bertahan pada pilihan…
Sedikit waktu mungkin sudah cukup untuk menentukan pilihan. Tapi…
Untuk bertahan pada pilihan tersebut mungkin harus menghabiskan waktu seumur hidup.

Menyambung cerita Doni dan Lisa dan hubungan mereka akhirnya pisah di tengah jalan. Seorang Doni yang masih mencintai dan menyayangi Lisa dan sampai saat ini Doni belum bisa melupakan luka yang telah Lisa gores di hati Doni. Hingga luka itu membuahkan trauma dalam untuk Doni. Dan sudah 3 tahun dia menjomblo karena masih trauma jikalau nanti menjalin hubungan dengan orang lain lagi.
Kini umur Doni 23 tahun. Usai lulus dari perguruan, Doni langsung mendaftar kerja di salah satu SMA Negeri di Yogyakarta. Dan akhirnya diterima mengajar di SMA N 10 Yogyakarta.
Sehari-hari Doni selalu disibukkan dengan mengajar, yaa walaupun belum full time bisa mengajar di sekolah. Doni kini mulai merasa kesepian. Merasa hidupnya benar-benar hampa, tak ada sosok wanita yang memberinya semangat dan support lagi.
Hingga suatu hari dia merasa mulai tertarik dengan seseorang. Seseorang itu hanya bertempat tinggal disekitar tempat tinggal Doni. Jadi setiap hari dia selalu berpapasan dan tak jarang mereka bertemu tak sengaja kalau berbelanja di warung. Itu membuat mereka saling sering usil satu sama lain. Mereka sebenarnya sudah kenal lama namun mereka kini mulai ada sesuatu, entah apa itu.
Doni sudah menyimpan nomer hp temannya itu juga sudah lama. Begitu pula temannya itu. Temannya itu bernama Lala. Hingga pada suatu hari Lala ingin meminta bantuan Doni untuk membantunya dalam mengerjakan tugas yang dikasih dosennya itu. Lala saat ini masih kuliah semester 3  jurusan Pendidikan IPA disalah satu Universitas Swasta di Yogyakarta. Lala meminta bantuan untuk mengajarkan membuat laporan. Dan laporan itu benar-benar harus dibuat dengan terjun langsung ke dunia persekolahan. Dan saat itu sosok Doni lah yang sedang dekat dengannya, dan tepat untuk dimintai bantuan.
Berawal dari lala meminta bantuan itu via sms kok makin lama makin ada aja pembahasan yang dibahas. Bukannya malah membahas tentang laporan itu, eh malah tentang hal lain-lainnya. Yaa curhatlah, sharinglah, dan apalah itu. Sampai mereka begitu sangat dekat dan suatu hari Doni mengajak Lala untuk pergi main ke sebuah tempat wisata, dan Lala pun mau. Tujuan utama Doni mengajak Lala adalah untuk membahas tugas Lala itu. Tapi di perjalanan mereka malah bahas yang bukan pada topik utamanya. Mereka membahas hubungan mereka satu sama lain. *OMG* Mereka malu-malu karna tidak biasa ngobrol tentang cinta secara langsung. Hingga tibalah di suatu tempat wisata itu. Doni membicarakan masalah serius dengan Lala. Dan apa yang mereka bahas? Iyaa tentang hubungan asmara yang kini sedang melanda mereka berdua. Mereka saat itu sedang dibuai asmara yang menggebu-nggebu. Dan akhirnya kini Doni sudah bisa move on dari Lisa mantan pacarnya. Kali ini Doni ingin benar-benar memulai hubungan serius lagi dengan seseorang yang sudah berhasil menghilangkan trauma masa lalunya itu.
Waktu itu pagi-pagi ditemani udara pagi yang masih lumayan dingin. Doni mengungkapkan isi hatinya terhadap Lala. Doni ingin menjadi pendamping untuk Lala. Lala terkejut dan speechless dengan pernyataan yang diungkapkan Doni saat itu. Dia berpikir apakah Doni benar-benar serius terhadap dirinya. Tapi tanpa berpikir panjang lagi, Lala menjawab dan jawabannya adalah dia menerima untuk jadi pendamping Doni. Lala sudah yakin kalau Doni memang benar-benar serius dengannya, karena mimik dan janji yang Doni ungkapan sangat meyakinkan.
Bahagialah mereka saat itu. Candu asmara yang semakin menggelora membuat mereka semakin betah saja di tempat yang indah saat itu.
Hingga tibalah pada suatu titik kebosanan pada setiap pasangan-pasangan umum biasanya. Tak kan ada suatu titik kebosanan dalam hubungan itu. Pasti akan ada dan akan dialami setiap pasangan. Janji-janji dan kata-kata manis yang selalu terucap di mulut maupun saat melalui via handphone. Kini hanya kenangan. Yang dulunya sering sekali berkata-kata manis kini mulai padam. Sosok Doni yang suka bercanda dan selalu menghibur Lala dikala sedih maupun senang, kini dia sering mudah marah-marah. Padahal Lala selalu menerima kekurangan Doni, tapi Doni selalu mengganggap apa-apa salah, itu salah, ini salah. Hingga akhirnya Lala tidak kuat dan meminta Doni untuk jujur apakah Doni masih mencintai Lala. Doni hanya menjawab iya. Tak ada kata-kata yang menjanjikan lagi untuk Lala. Apakah mungkin Doni mulai bosan  terhadap hubungannya. Kini Doni memang sedang sibuk-sibuknya dalam mengajar di sekolah. Maklumlah dia sudah menjadi guru tetap di tempat mengajarnya. Tapi kini membahas tentang hubungan Doni dan Lala malah semakin diujung tanduk. Dan apakah itu yang membuat sikap Doni berubah 180 derajat. Entahlah.. Yang jelas kini Lala hanya bisa bersabar dan menerima apa yang dikatakan Doni. Mungkin Doni hanya butuh waktu untuk sendiri dan menyelesaikan kesibukannya. Lala juga masih dalam tahap awal mengerjakan skripsi. Membuat hubungan mereka semakin renggang saja.
Tapi meskipun hal itu terjadi. Lala tetap konsisten terhadap perasaan dan janji yang dulu pernah diucapkan mereka berdua saat hubungan masih manis-manisnya. Lala tetap menunggu dan bersabar. Dia berusaha menerima sifat Doni yang mudah marah dan keras kepala maupun cuek. Lala terus hanya bisa bersabar dan menangisi setiap perlakuan dan sifat Doni yang sudah berubah itu.
Lala selalu mencintai Doni, tapi Doni hanya cuek saja… Selalu saja begitu kalau Doni sibuk. Main pun sekarang mereka tak pernah, apalagi bertemu. Itu sangat jarang sekali, padahal mereka berdekatan. Entah apa yang merasuki pikiran Doni. Mungkinkah kesibukannya membuatnya begini. Tapi tak seharusnya kesibukan membuat Lala menjadi pelampiasannya. Lala kini hanya bisa berdoa dan berusaha untuk hubungan mereka. Lala serahkan semua kepada Allah SWT. Kalaupun Doni jodoh Lala pasti juga akan seperti biasa lagi.

Inilah ungkapan yang di torehkan Lala untuk Doni…
Aku belajar untuk terus mencintaimu, hingga semakin lama kau buatku semakin benar-benar sangat mencintaimu. Tapi mengapa kini kau berubah. Kau bukanlah Doni yang aku kenal dulu. Doni yang selalu bercanda dan sabar terhadapku. Kini kamu menjadi sosok yang pemarah, pendendam, dan mulai lari dari janji.
Meski sikap kau sulit untuk kuterima saat ini, tapi aku tak ragu. Aku tetap akan menemanimu, menjaga cinta kita, agar janji dan komitmen kita dulu bisa tercapai kelak. Aku sudah terhipnotis olehmu, tentang semuanya darimu, dan terlebih tentang janji-janji kita yang tetap harus selalu kita perjuangkan. Semoga kamu tidak ingkar terhadap janji-janji dan komitmen itu.
Namun kini ku benar-benar ingin tahu hatimu.. Perasaan yang sebenarnya kau rasakan saat ini terhadapku. Mengapa kau buat aku merasa ragu lagi terhadapmu, apa ini yang kamu mau..jujurlah, karna kau yang telah mengajarkan arti kejujuran terhadapku. Aku wanita yang tak bisa mudah menggantimu.. Meski aku takut akan kelemahanmu, ku takkan lari karena cintaku sempurna. Cintaku tanpa syarat…


Kenyataan yang sulit untuk kuterima

Pada awalnya, semua orang bangga dengan pilihannya. Tapi pada akhirnya, tidak semua orang setia pada pilihannya… Saat ia sadar bahwa yang dipilih mungkin tidak sepenuhnya seperti yang diimpikan.

Sulit untuk kenyataan yang saat ini diterima oleh Doni. Sosok Doni ini sangat kalem, disiplin, rajin, dan kadang humoris. Cowok yang saat ini sudah berusia 20 tahun, dan sedang menempuh pendidikan di Universitas Negeri Yogyakarta jurusan Pendidikan Matematika.

Sesuatu yang tak mudah menerima kenyataan kalau saat umur 20 tahun dia harus berpisah dengan kekasihnya yang sudah mendampinginya sejak SMA dahulu. Dia sangat terpukul dan frustasi. Kenapa tidak? Sosok wanita yang telah mendampingi Doni sejak SMA itu telah membuatnya menjadi pribadi yang sangat disiplin dan berkeyakinan teguh, namun juga telah mengubah sosok Doni menjadi seseorang yang sangat keras kepala.
Berawal saat mereka pertama dekat adalah sewaktu kelas 3 SMA. Awal kelas 3 SMA mereka mulai tertarik satu sama lain, dan akhirnya mereka jadian. Doni sangat tertarik terhadap Lisa yang kini telah menjadi masa lalunya itu. Karna paras Lisa yang memang sangat cantik ditambah lagi dia juga pintar. Membuat hati Doni sewaktu itu pun sangat terpikat oleh sosoknya.

Hingga tak gentar-gentar kalau dia berusaha untuk bisa mendapatkan hati Lisa. Berbagai cara, dari mulai menggoda dia di media sosial facebooklah, smslah, lalu tak segan-segan pula Doni berani main ke rumah Lisa langsung. Awalnya Doni ingin ke rumah Lisa karena ingin belajar bareng sama Lisa. Itu hal yang sudah Doni lakukan untuk menaklukan hati Lisa, sampai Lisa benar-benar menerima Doni untuk menjadi pacarnya.
Sampai tiba saatnya, masa-masa kelas 3 yang begitu sulit, masa-masa dimana semua anak kelas 3 harus berusaha menimba ilmu semaksimal mungkin agar nantinya berhasil dalam menempuh Ujian Nasional dan mendapatkan Perguruan Tinggi yang dicita-citakan para anak didik tersebut.
Diwaktu kelas 3 tersebut Doni dan Lisa selalu belajar bareng, selalu berbagi soal dan jawaban, hingga mereka juga sama-sama dalam satu tempat les. Mereka satu kelas, jadinya mereka juga tahu apa-apa yang diperbuat satu sama lain. Apa-apa mereka selalu bareng, kemanapun itu.

Tapi karena jarak rumah Doni dari sekolah sangat jauh, begitupun dari rumah Lisa, jadi Doni jarang bermain dengan Lisa. Apalagi waktu kelas 3 itu adalah waktu yang sangat menyibukkan, sangat menguras waktu dan tenaga sekaligus. Hingga mereka jarang bertemu kalau di luar jam sekolah.
Sehingga membuat mereka harus berjuang masing-masing dalam jarak yang jauh. Tetapi itu tak menyurutkan semangat mereka. Mereka walaupun Long distance relationship mereka tetap berjuang agar mereka bisa menaklukan UN dan Perguruan Tinggi Negeri. Karena mereka sudah bersepakat agar kelak mereka bisa Seperguruan dan sefakultas yang mereka inginkan. Doni ingin mengambil prodi Pendidikan Matematika, dan Lisa ingin mengambil prodi Pendidikan Fisika. Mereka sangat ingin memperjuangkan keinginan mereka tersebut. Apapun itu harus benar-benar mereka dapatkan. Perjuangan dari pagi menimba ilmu, sampai sore baru selesai pulang sekolah, apalagi masih menimba ilmu di tempat les, dan baru selesai les itu malam hari. Waktu yang menyibukkan, yang membuat mereka jarang bermain berdua bareng.
Try out, pendalaman materi, soal-soal ujian sudah jadi makanan mereka sehari-hari. Hingga tiba saatnya hari yang menentukan itu telah datang. Empat hari mereka berjuang,
 4 hari mereka menaklukan soal ujian, 4 hari mereka saling memberi support. Itu membuat mereka bertahan dan selalu sama-sama berjuang.

Setelah  4 hari yang menentukan itu telah selesai, mereka tidak lupa masih terus berjuang dalam menghadapi ujian tulis masuk perguruan tinggi negri. Berhari-hari mereka tidak surut, tetap terus belajar dan belajar. Doni dan Lisa masih belum sempat untuk bermain berdua. Mereka sibuk untuk belajar dan belajar.
Hingga tiba saatnya ujian tulis itu pun berlangsung. Seusai mereka menghadapi ujian tulis tersebut. Mereka tak henti-hentinya terus berdoa dan berdoa. Hingga sudah tiba waktunya pengumuman penerimaan di PTN tersebut sudah keluar. Alhasil Lisa dinyatakan lolos, dan Doni masih belum beruntung.
Itu membuat hati Doni down. Tetapi Lisa tetap selalu memberi support untuk Doni. Doni merasa malu, karna perjuangannya kali itu belum dikabulkan Tuhan. Tapi itu tak menyurutkan semangat Doni. Doni semakin rajin belajar untuk ujian tulis yang kedua. Doni selalu berusaha yang terbaik, itu semua atas support dari keluarga dan tentunya Lisa. Tanpa Lisa, mungkin Doni kurang semangat. Dialah sosok wanita yang selalu menyemangati Doni dalam keadaan apapun. Karena itu Doni sangat menyanyangi dan tidak ingin berpisah dari Lisa.
Ujian tulis yang kedua pun sudah pada waktunya. Doni yakin kalau dia akan lolos. Doni terus berdoa dan berdoa. Dan tiba pada pengumuman penerimaannya Doni dinyatakan telah lolos dalam ujian tulis tersebut dan Pendidikan Matematika sudah menantinya di depan. Doni sangat bahagia sekali. Doni bersyukur sekali pada Tuhan Yang Maha Esa. Dia juga berterimakasih terhadap keluarga dan tentunya pacarnya Lisa.

Mereka sangat bahagia sekali. Apalagi pengorbanan dari awal sampai akhir itu sangat menguras waktu dan tenaga. Itu sangatlah tidak mudah. Tak hanya itu, banyak sekali perjuangan lainnya, mereka memperjuangkan hubungan mereka untuk tetap harmonis.
Mereka sudah mulai memasuki dunia perkuliahan. Itu yang menjadi hambatan lagi untuk hubungan mereka. Mereka harus bisa menjaga hati, diri, dan pergaulan. Pergaulan dengan lain jenis yang membuat mereka harus mengerti arti kesetiaan.
Namun kata setia itu tidaklah mudah. Sesuatu hal yang sangat mudah diucapkan, namun sulit untuk dijalani. Kini sosok Lisa menjadi pembakang, keras kepala setelah memasuki dunia perkuliahan. Ada saja masalah yang mereka alami. Hal sepele selalu dipermasalahin oleh Lisa. Sudah sekian kali Lisa meminta putus dengan Doni. Tetapi Doni sangat tidak mau. Seseorang yang dia sayang dan cinta itu kini semakin berubah saja. Seseorang yang dari masa sekolah berjuang bareng-bareng, kini selalu ingin meminta pisah darinya. Itu membuat hati Doni selalu sakit. Doni sangat cinta sama Lisa. Sampai tiba pada suatu hari Lisa meminta yang kesekian kalinya hubungan mereka harus benar-benar berakhir. Doni tidak akan mau, kecuali benar-benar sudah ada laki-laki yang lebih baik dari Doni. Sebuah peryataan yang mudah saja bagi Lisa. Lisa saat itu memang sudah dekat dengan seseorang. Nah seseorang itu satu kampus dengan mereka. Satu program studi dengan Lisa. Itu jelas yang membuat si cowok dan Lisa itu semakin dekat. Satu prodi selalu mempertemukan mereka, hingga mereka akhirnya sangat dekat. Perasaan Lisa yang kini mulai pudar untuk Doni, semakin membuat cowok itu mudah saja memasuki hati Lisa. Apalagi cowok itu memang juga ada perasaan lebih dengan Lisa.

Sebuah hal yang sangat menyakitkan memang. Seseorang yang sangat dicintai Doni, kini telah begitu saja berpaling perasaan dengan orang lain. Lisa merasa dia sudah bosan dengan Doni. Sebuah hal yang sangat kekanak-kanakan sekali. Hanya karna kebosanan, menjadikan sebuah hubungan itu hancur yang hanya menyisakan luka dalam.
Suatu hari Lisa sudah menyatakan kalau dia sudah mendapatkan sosok yang lebih baik dari Doni. *jleeeebbb* perasaan Doni langsung hancur dan sudah termakan oleh omongannya sendiri. Doni merasa menyesal telah berkata seperti itu. Tapi mau bagaimana lagi, nasi sudah menjadi bubur. Orang yang sangat dicintainya tersebut sudah benar-benar ingin berpisah darinya. Itu sama saja tak ada gunanya untuk Doni. Lisa sudah tidak mencintai Doni. Untuk apa Doni selalu mengalah kalau Lisa marahlah apalah, untuk apa Doni mempertahankan seseorang yang sudah tidak ada perasaan denganya. Itu yang selalu terpintas dipikiran Doni. Tapi mengapa hanya begitu saja. Mengapa janji yang pernah mereka ukir kini hanya tinggal kenangan… Perjuangan mereka untuk bisa sampai saat itu tidaklah mudah. Mengapa kini hanya tersisa oleh kenangan. Sungguh tidaklah mudah untuk sampai saat ini Doni terima.


 sekian dan terimakasih :) 

Pandangan Pertama Sisie

Gadis manis bernama Sisie itu berkepribadian ceria. Dia remaja berumur 17 tahun. Dia sangat akrab jikalau dengan orang yang sudah dekat dan lama berteman dengannya. Jadi setiap ada orang baru yang masuk dalam hidupnya pasti dia masih kikuk dalam berinteraksi dan berbicara.Seperti biasa, setiap jam istirahat datang, Sisie pergi ke kantin untuk jajan. Tapi tidak ditemani oleh teman-temannya seperti biasa. Karna kebetulan teman-temannya banyak yang sudah membawa bekal makanan sendiri. Jadi terpaksa dia jajan ke kantin sendiri.Sesudah memesan makanan dan sudah melahapnya, segeralah dia kembali ke kelas. Di perjalanan dia tergesa-gesa karena tidak terbiasa jalan sendirian di sekolahan. 

Karena dia tipe orang yang pemalu pula. Karena tergesa-gesa *brrruuuukkk* tubuhnya menabrak sesosok cowokyang terlihat agak cuek. Dan Sisie jatuh dipelukan Cowok itu langsung berdiri dan menolong Sisie. “Kamu tidak apa-apa kan?”, kata cowok cuek itu. “Oh tidak, tidak apa-apa kok, makasih permisi dulu yaa”, jawab Sisie. Cowok itu pun tidak terlalu menghiraukan dan segera lanjut ke kelasnya.Soal asmara, Sisie cenderung cewek yang pendiam dan pemalu, jadi sampai umur 17 tahun dia belum pernah merasakan yang namanya pacaran walau banyak pula cowok-cowok yang naksir dengannya. Jadi watak Sisie yang cenderung pemalu tadi, akhirnya sendirilah dia sampai sekarang.Bel pulang sekolah pun berbunyi. Beruntung tak ada tugas kelompok maupun belajar kelompok dihari itu. Jadi langsunglah Sisie ke parkiran dan mengambil motornya lalu pulang.Sampai di tengah perjalanan pulang, scoopy Sisie tak sengaja menginjak paku. Alhasil kempeslah ban motor tersebut. Sialnya juga tak ada bengkel yang berada di sekitar tempat Sisie kebocoran. 

Nah, dari tempat yang searah dengan Sisie akan pulang tadi, datanglah sebuah motor dengan ditumpangi seorang cowok bertubuh tinggi itu.Terlihat dari jauh tadi Sisie menuntun motornya, dan padahal jarak antara sekolah dengan rumahnya cukup jauh. Menghubungi orang rumah pun pasti sama sekali percuma, karena ayah ibu Sisie masih sibuk bekerja.Melihat dari kejauhan kok merasa kasian kalau terlihat ada orang yang kesusahan, si cowok tadi langsung bergegas menolong Sisie. Tanpa bertanya nama, si cowok tadi langsung bertindak dan menawarkan bantuan apakah Sisie mau diboncengkan untuk pergi ke bengkel meminta bantuan dari tukang reparasi motornya. Tanpa berpikir panjang Sisie pun berkata “iya”, karena apaboleh buat dia juga bingung sekali mau digimanain motornya. Dikuncilah scoopy Sisie dan naiklah dia diboncengan motor si cowok tadi. Sisie merasa sangat beruntung ada orang yang mau menolongnya. 

Diperjalanan menuju bengkel Sisie mikir-mikir kok rasanya kayak kenal dengan cowok itu. Setelah dipikir-pikir panjang ternyata baru ingat kalau dia memang teman satu sekolahnya yang sudah menabraknya tadi istirahat.Merasa kebetulan bertemu dengan si cowok tersebut, Sisie langsung mengajak ngobrol dan bertanya apakah dia yang menabrak Sisie tadi istirahat. Si cowok langsung menengok kebelakang dan menatap wajah Sisie, dipandangi lumayan lama, beberapa detik gitu, dia terus ingat dan memang benar dia gadis yang ditabraknya saat istirahat tadi. Si cowok bertanya pada Sisie, “eh iya nama kamu siapa sih? Kita belum sempat berkenalan tadi”. Lalu Sisie menjawab “oo iya namaku Sisie, trus kamu sendiri?”“Namaku Digo”, jawab cowok tadi. Dalam batin Sisie, oh namanya Digo cowok yang udah nabrak aku tadi siang. 

Entah kenapa pula, jantung Sisie merasa berdebar saat si cowok yang bernama Digo itu berada di dekatnya, nggak hanya pas nolongin dia saat itu, tapi juga saat pertama dia menabraknya istirahat tadi. Jantung terasa mau copot melihat wajah si Digo. Apalagi ini, orang yang udah buat jantungnya mau copot itu, malah boncengin dia. Betapa kebetulan dan Sisie merasa ada yang beda dari biasanya. Hmmm entah apa itu, atau mungkin tentang soal asmara Sisie.Sampailah mereka di sebuah bengkel. Segera bergegas Digo langsung menggandeng tangan Sisie dan mengajaknya masuk ke bengkel itu. Sisie merasa tambah mau copot aja jantungnya. Seumur-umur baru sekali dia digandeng seorang cowok. *berbinar binarlah wajah manis Sisie* “Pak, ini motor teman saya kebocoran pas pulang sekolah tadi, bisa tolong diambilkan trus sekalian diservice disinikah?”, tanya Digo. “Oh bisa dek, dimana bocornya? Langsung saya hampiri dan bawa ke bengkel sekarang”. “Di jalan Pramuka no 23 pak”, jawab Digo.Setelah bermenit-menit hampir 1 jam Digo menemani Sisie di bengkel untuk menunggu ban motornya di benerin, akhirnya selesai juga. 

Mereka langsung pulang ke rumah masing-masing. Saat menuju motornya dan sudah mau menyalakan motornya Digo pun melambaikan tangannya dan bilang ‘dada’ dengan Sisie. Hati Sisie tambah berterbangan.Kembali saat perjalanan pulang menuju rumahnya, Sisie merasa gembira sekali, senyum-senyum seperti orang gila. Padahal jelas-jelas tadi ban motornya bocor, eh malah terlihat gembira. Iyaa jelas… Sisie gembira karna seorang cowok yang menolongnya tadi ternyata adalah cowok yang menabraknya saat istirahat tadi. Yang sudah membuat hati Sisie berdegup sampai-sampai mau copot.Sampai rumah Sisie tambah seperti orang gilaa… Selalu senyum sendiri, lagi apapun dan ngapain itu. Sampai-sampai ayah dan ibu Sisie bingung melihatnya, dan hanya memaklumi anaknya dan berpikir mungkin dia sedang jatuh cinta.Sosok Sisie kini menjadi periang, bukan menjadi Sisie yang pendiam lagi, malah sekarang Sisie menjadi cerewet. Maklumlah akibat dari pandangan pertama jatuh dipelukan Digo, cowok yang telah menabraknya istirahat lusa lalu. Kini itu semua merubah sifat  Sisie menjadi cewek periang.Jadi inti dari cerita pendek di atas adalah seseorang yang membuat kita menjadi lebih baik itu pantas untuk terus kita jaga.

 Janganlah kecewa jika orang yang sudah membuatmu kagum tadi menjadi berubah buat kita. Tetaplah ambil nilai positifnya. Seperti sikap Sisie kini yang sudah menjadi sosok yang periang. Jadilah sosok yang periang terus yaa jika orang yang kamu kagumi nanti berubah untukmu. *Sisie*

Saturday, January 24, 2015

Terimakasih tuk luka yang kau beri

Bercerita mengenai sesuatu hal yang bisa dibilang amat kecil namun sangat membekas. Sesuatu yang kecil namun teramat menyakitkan. Sesuatu yang kecil namun tak kan bisa disangka akan menjadi besar… dari itu semua kita tidak bisa menebak apa yang akan terjadi kemudian kan…

Sering kita jumpai pada umumnya sebuah hubungan memang pada awalnya sangatlah indah, kata-kata yang begitu manis juga menjanjikan. Namun siapa sangka keindahan tersebut hanyalah sekejap saja. Beginilah ceritanya…
Pada awal hubungan mereka sampai sedekat ini adalah karena mereka terbiasa saling berbagi cerita. Sampai pada akhirnya mereka mulai ada perasaan satu sama lain. Entah apa yang membuat mereka saling jatuh cinta. Apa karna ada pepatah yang mengatakan munculnya rasa suka karena diawali saling terbiasa. Entah terbiasa dalam hal apapun itu. Nah si cewek ini ngerasa nyaman sama si cowok. Begitupun si cowok. Dari hari-kehari mereka semakin lengket aja.

Sampai suatu hari mereka memutuskan untuk pacaran. Dan disuatu ketika mereka saling ingin mengenalkan pasangan kepada orang tua mereka masing-masing.
Tibalah saatnya si cowok datang ke rumah si cewek. Masih beruntunglah si cowok tersebut, karena disambut dengan ramah oleh kedua orang tua si cewek. Kini mereka mulai mengakrabkan diri, dan beruntung lagi mereka banyak kesamaan diantara keluarga si cewek dengan si cowok tersebut.
Dari hari ke hari si cowok rajin main ke tempat si cewek. Mereka selalu bercanda tawa, seakan akan dunia milik mereka berdua. Mereka selalu terbuai oleh candu asmara yang menggelora. Hingga tiba saatnya si cewek ingin bertemu langsung dengan orang tua si cowok. Tapi selalu saja ada alasan yang dibuat oleh si cowok kepada si cewek untuk tidak bisa bertemu dengan orang tua si cowok tersebut. Itu dikarenakan si cowok jenuh dengan suasana keluarganya yang memang sudah broken home. Tapi sengaja si cowok tidak mau bercerita satu hal itu terhadap pacarnya.
Hingga sudah berbulan-bulan mereka menjalin asmara, tibalah titik kebosanan yang mulai mereka alami. Namun itu tak menyurutkan kasih dan cinta si cewek untuk si cowoknya. Tetapi si cowok juga mulai ada perubahan.
Hingga pada suatu hari dan hari berikutnya, masalah mendatangi mereka. Hanya karna masalah kecil pun, emosi si cowok selalu saja meluap-luap. Sampai pada akhirnya hati dan perasaan sang cewek pun selalu dihantui rasa sakit yang menyakitkan. Karna tidak kuat dengan sifat emosional si cowoknya.
Dan pada suatu hari ketika si cewek hendak pergi berbelanja di sebuah mall, tak pernah menyangka sepintas pun pemandangan yang dilihatnya saat itu begitu merontokkan hati si cewek. Manakala si cewek saat itu akan membelikan sebuah kado ulangtahun untuk sang pacar yang sangat dicintainya itu. Pemandangan itu sangatlah membuat hati si cewek terpukul-pukul. Seseorang yang dicintainya asik berduaan mesra sekali di mall tersebut. Hingga si cewek pun sengaja tidak menghampiri dan langsung lari ke parkiran untuk pulang ke rumah.
Sesampai di rumah si cewek nangis, senangis-nangisnya sampai satu keluarga denger dia nangis tersedu-sedu. Orang tua si cewek bertanya-tanya kenapa anaknya sampai nangis begitu. Hingga hari menjelang malam pun nangisnya tak henti-henti. Orang tua si cewek sangat khawatir dengan anak semata wayangnya tersebut. Lalu di telvonlah pacar anaknya tersebut dan menanyakan apa yang terjadi dengan anaknya tersebut.

Sampai disuatu malam itu juga, si cewek menuliskan sebuah surat terakhir untuk pacarnya. Dan surat itu berisi…
“ Dear : RY
            Sayang sebelumnya terimakasih selama ini kamu sudah menjadi bagian hidupku. Aku sangat menyayangimu sepenuh hatiku. Hingga ku ingat persis saat pertama kita mengucapkan janji sehidup semati akan selalu bersama walau masalah dan tantangan selalu datang. Aku ingat persis saat kau tak rela aku pergi sedetikpun dari sisimu. Saat itu aku sudah tau kalau kamu memang jodoh yang dikirim Tuhan untukku selama ini. Namun mungkin semua itu hanya angin yang tak ada artinya. Mungkin kita memang ditakdirkan untuk tidak bersama. Tapi yang jelas aku akan selalu mencintai dan menyayangimu selamanya. Ingat itu ya sayang :)
oo iya besok kamu ulang tahun yang ke 20 kan? Ciyee yang udah tambah umur..semoga panjang umur, sehat selalu, selalu semangat menggapai cita-cita menjadi seorang teknisi penerbangannya, dan juga mendapatkan jodoh yang baik, setia mendampingimu selamanya. Amin :) aku disini sangat berharap kamu menjadi seseorang yang sukses dan membanggakan.
Eh iya ini ada sesuatu buat kamu, maaf hanya ini yang  bisa aku beri, aku beri kamu kotak musik ini agar lantunan lagu yang berisi isi hatiku kamu dengar selalu…lalu kamu jadi selalu ingat aku sayang… :)
Mungkin saat kamu baca surat ini, aku udah tenang disana. Aku bahagia bisa mengenal dekat denganmu. Andai cita-cita dan harapan kita dulu benar-benar terwujud, mungkin aku menjadi orang yang sangat bahagia sekali. Tapi harapan berkata lain. Tuhan tidak mengizinkan kita bersama. Maaf ya kalau selama ini aku selalu membuatmu marah, sedih dan kecewa. Mungkin aku memang orang yang bodoh, dan selalu membuatmu kecewa. Tapi yang jelas aku berharap kamu menjadi orang yang bijaksana, selalu menepati janji, jangan ngecewain orang yang kamu sayang, cewek yang sama kamu di mall itu cantik dan kelihatanya baik lho, jangan sia-siain dia yaa…belajar mengerti akan kelemahan yang dimiliki oleh wanita yang kelak akan mendampingimu yaa, dan yang paling utama adalah bertanggung jawablah semaksimal mungkin dengan orang-orang yang kamu sayangi kelak. :)
Dan mungkin hanya itu saja sepatah dua patah kata dari aku. Jika aku banyak salah mohon dimaafin yaa…
Sampai jumpa di surga :)
                                                                                    From : SN :)   “

Tiba pada pagi hari orang tua si cewek menjumpai anaknya tidak berada di kamarnya. Dan tak sengaja ibu si cewek melihat sepucuk surat yang berada di atas bungkusan kado warna bingkisan biru bermotif happy birthday tersebut. Namun si ibu belum membukanya karena sudah tertulis kalau surat tersebut diperuntukkan untuk si RY pacar SN.
Si ibu lalu menelvon RY untuk datang ke rumahnya. Si ibu bingung mondar-mandir sendirian seperti orang linglung. Ayah si SN tidak berada di rumah karena sudah berangkat kerja dari tadi pagi.
Hingga tibalah si RY sampai rumah si SN. Dia turun dari motor dengan santainya dengan menemui si ibu SN. Dia menanyakan bagaimana keadaan si SN pacarnya. Si ibu tida menjawab dan menyerahkan sepucuk surat dan sebuah kado untuk si RY. Sebelum itu ternyata si ibu telah membaca isi surat tersebut. Si ibu hanya diam membisu tidak menampakan ekspresi apapun. Melihat isi surat tersebut si RY langsung lemas dan menjatuhkan badannya di kursi. Untung saja bawahnya kursi, kalau bukan. Sakitlah pantat kau.
Setelah lama diam, si ibu langsung meluapkan semua amarahnya. Dan tak henti-henti pula si ibu mencaci maki si RY. Hingga tiba-tiba terdengar suara bunyi telephone rumah…dan itu adalah dari kantor polisi, yang mengatakan kalau si SN ditemukan tergeletak tidak bernyawa. SN telah menjadi korban tabrak lari. Darah yang terus mengalir tiada henti itu telah menutupi wajah SN. Lalu datanglah si RY dengan rasa bersalahnya menghampiri mayat pacarnya tersebut. Dan menyesali perbuatannya.
Sampai suatu hari dia memutuskan untuk tidak berpacaran oleh siapapun itu setelah dia lulus kuliah dan mendapatkan kerja. Sebelum itu si RY pernah berniat untuk tidak mempunyai pacar maupun istri. Dia sebenarnya juga sangat menyesali perbuatannya. Akibat ulahnya itu dia kehilangan sosok perempuan yang selalu bisa mengerti sifat dan keadaannya. Kini dia menjadi orang yang pemurung dan pendiam.
Oleh sebab itu, dari cerita diatas perlu kalian ingat kadang, memang orang-orang baru mungkin terlihat lebih menarik, lebih baru, lebih lucu, lebih membuat kita bersemangat. Tapi apakah pada akhirnya pasti lebih baik daripada pasangan kita sekarang? Jangan tergoda karena rumput tetangga lebih hijau. Ingat, kalau hujan sama aja beceknya.

Jatuh cinta itu mudah. Tapi untuk mempertahankan cinta, untuk mengerti bahwa kebosanan adalah salah satu ciri kestabilan hubungan, untuk sadar betapa kekanak-kanakannya menyudahi sebuah hubungan hanya karna bosan. Butuh sebuah pribadi yang dewasa dan berani. :)
Sekian dan terimakasih.. sampai jumpa :)

Friday, January 23, 2015

Mengintip Indahnya Pantai Wediombo

Petualangan edisi kali ini adalah Pantai Wediombo. Namun awalnya perjalanan tersebut bukanlah ke pantai ini. Lha  kenapa begitu? Inilah jawabannya… :D

(sumber gambar : berangkaaat.wordpress.com)
Jadi begitulah jawabannya. Iya benar…jalannya masih gundul, eh salah..jalannya masih belum beraspal dan sepertinya masih belum terlalu aman untuk kendaraan, kecuali yang memang ingin tetap berjuang  dan kendaraan berani bersakit-sakit ria menuju pantai Jungwok.
Tapi beruntung tim petualangan saat itu sudah mulai lelah letih lesu yang diakibatkan perjalanan dari Srandakan, Bantul menuju daerah Kabupaten Gunung Kidul paling selatan dan timur itu, alias sudah hampir perbatasan Provinsi D.I. Yogyakarta dengan Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Jaraknya kurang tahu berapa, saya tidak mengukur yang jelas membutuhkan waktu <2 jam.  Padahal kita berangkat sekitar ± pukul 08.00 WIB. Yasudah kita sampai lokasi sekitar ± pukul 10.00 WIB. Dan matahari sudah mulai menyilaukan mata dan lumayan menyengat kulit.
Jadi yaa apa boleh buat wisata kali ini hanya ke pantai Wediombo.. tapi tetep seneng dongg pastinya..sesampai di pantai Wediombo, kita disuguhi pemandangan yang subhanallah indah banget…hmmm cuci mata dah cuci mata :D
Fasilitas di Pantai Wediombo ini sepertinya sudah cukup memadai, dengan adanya tempat parkir, kamar mandi dengan air bersih, dan warung-warung yang menyediakan makanan dan minuman dengan harga standard. Bedanya dengan pantai lain di Gunung Kidul, di sini belum banyak adanya kapal-kapal nelayan. Tapi banyak penduduk sekitar yang memancing di sekitar pantai.
Di kejauhan ada tanjung yang menjorok ke laut, menjadikan pemandangan pantai ini tidak membosankan untuk dilihat. Pemandangan luar biasa ini sangat nikmat ketika dilihat dengan duduk-duduk santai dibawah rindang dan teduhnya pepohonan di pinggir pantai. Belakangan, saya baru tahu kalau Pantai Wediombo itu menghadap ke barat, dan bukan ke selatan seperti pantai-pantai di Yogyakarta lainnya. Sehingga mungkin bisa menikmati matahari tenggelam (sunset) yang indah dari sini.
subhanallah :)
so sweet :D
point view dari sudut utara :)
bebatuan pesisir pantai
ku ingin terbang :) 


Kulepaskan semua unek-unek  yang ada dihati dan pikiranku..semua gundah gulana yang sedang menghampiriku saat itu..ku teriakan sekeras-kerasnya..agar seseorang yang disana mendengar teriakan dan semua isi hatiku… #duuhhhkabuuuur  -_-
Saat itu aku merasa bebas sebebas-bebasnya burung beterbangan… walaupun panas menghadang, dahaga menyambut, maupun orang-orang yang banyak berdatangan..semua itu tak pelak menumpaskan isi hati yang aku teriakan… #gila deh gila aku :D
Kurang dengan hanya berteriak saja, kulanjut menuju bebatuan yang sudah menyambut  didepan mataku. Hmmmm sepertinya mengasyikan… :D
Kupijaki satu persatu batu batu itu dan kulepas dahulu alas pada kakiku, ingin kumerasakan air laut yang membaur menjadi satu pada bebatuan tersebut. Betapa dinginnya air itu, walaupun disuasana yang panas sekali..hmm membuat pikiranku mulai mendingin.
Apalagi setelah kulihat ada beberapa ekor cumi-cumi dibalik bebatuan tersebut. Wow membuat hatiku takjub #maklumlah sebelumnya nggak pernah lihat yang sedekat ini :D haha
Dan ternyata masih banyak hewan-hewan air lainnya lagi dibalik bebatuan tersebut…
Inginku menyentuh dan menangkap hewan-hewan berinsang tersebut. Tapi karna saya penakut, takut hewannya berbahaya..yasudah saya hanya sebagai penonton saja..hehe :D
Hati-hati kalau melintasi bebatuan, karna ada beberapa pecahan kerang atau apalah itu. Setelah saya pegang ternyata tajam, jadi alas kaki sebaiknya dipakai atau kalau tidak yaa harap hati-hati. :)






Inginku merasakan gelombang air laut langsung. Gelombang yang lumayan kencang itu tak pelak membuat badanku terguncang. Seperti hatiku yang takkan pernah terguncang akan suatu masalah apapun itu #preeettt -_- padahal kenyataannya tidak seperti itu. :(
Oiyaa hati-hati juga terhadap lumut pada dinding bebatuan tersebut. Bisa jadi kalian terpeleset seperti yang saya alami saat itu. Tapi alhamdulillah saya masih bisa berpegangan batu disekitarnya..jadi tidak terperosot ke dalam air.. :)

Nampaknya saya sudah mulai lelah dan haus, menepilah kita semua dari tepi pantai tersebut. Dan mampirlah kita ke warung dekat pantai tersebut.
Setelah dahaga mulai hilang, sekaligus merenung sudah selesai, sekitar <2 jam kita menikmati keindahan pantai Wediombo, usailah sudah perjumpaanku dengan kau Pantai Wediombo..hehe
Karena waktu juga sudah menginjak adzan dhuhur, mulailah kita mencari tempat untuk sholat. Tapi berhubung disekitar lokasi membuat kita kebingungan mencari tempatnya, diakibatkan simpang siurnya pemberitahuan dari masyarakat sekitar… jadi kita memutuskan untuk pulang saja. Mencari tempat ibadah saat perjalanan pulang..
eh iya ini ada kutipan kata-kata...

Jangan meninggalkan apapun kecuali jejak
Jangan mengambil apapun kecuali foto
Jangan membunuh apapun kecuali waktu

Itu sangat menginspirasi buat saya, semoga kalian juga. :)
See you bye bye Wediombo :)



Indahnya Danau Pantai Glagah Indah





Pantai Glagah Indah, Wisata di Kulon Progo dengan Danau yang Indah. Pantai ini tepatnya berada di di desa Glagah, Kecamatan Temon, kabupaten Kulon Progo. Jarak dari Kota Yogyakarta kurang lebih 40 km ke arah barat, atau 15 km dari ibu kota kabupaten Kulon progo, Kota wates. 
Dari sudut danau :)
banyak perahu-perahu kan :)
nah ini dia si kapal bebeknya :D
ayok dikayuh terus tuh :D
Indah banget ya Allah





















Eh iya disini kalau kalian yang hobi berbelanja, ada juga tempat berjualannya lhoo..#jenggjengg ada pasar dideket pantai…yuhuuu apa-apa ada yaa…haha mari belanjaaa :D disini kebanyakan berjualan aneka macam buah-buahan seperti buah naga, semangka dst. Ada pula yang banyak menjual aksesoris wanita seperti topi maupun baju dan lain sebagainya. Silahkan anda datangi langsung saja. Dan nikmati keindahan maupun hal-hal yang menarik lainnya. :) terimakasih :)
melewati pasarnya :D

Sobat petualang kali ini, kita akan mencuci mata kita di tempat ini dengan menikmati pemandangan yang dapat kita nikmati di sepanjang pantai Glagah ini.
Di sekitaran pantai Glagah ini selain pantai dengan pasir pantai yang indah untuk kita berekreasi anda dapat juga berwisata kebun dengan melihat –lihat tanaman buah naga yang ada disana.


Lebih dari hal di atas ada juga andalan  pantai di Kulonprogo yakni terdapatnya danau di ditepi pantai dengan batas gundukan pasirnya. Di sini anak-anak bisa bermain air dengan berenang didalamnya sedang bagi anak-anak yang belum bisa berenang dengan baik bisa memanfaatkan sarana kolam renang- kolam renang yang dibangun oleh masyarakat pantai ini  sebagai wahana berwisata keluarga.



Pada saat ini laguna atau danau ini sangat diminati keberadaannya. Pada hari libur bisa jadi bahkan untuk mencari tempat duduk saja tidaklah mudah karena padatnya pengunjung. Sekitaran danau ini juga tidaklah panas karena terdapat beberapa pondok dan juga pohon-pohon cemara yang bisa jadi tempat berteduh bagi Anda dan keluarga sambil menikmati minum es kelapa muda atau juga sajian kuliner khas pantai yang bisa Anda pesan. 
Kebetulan saat aku dan temanku datengin tempat wisata ini, sesuatu banget yaa bisa dateng saat tempat tersebut masih sepi-sepinya. Akan tetapi suasana juga lagi panas-panasnya. Jadinya sumpah dah buat mood foto-fotonya jadi malesin.
Akan tetapi jangan terus malas menyusuri keindahan pantainya juga yaa… masih banyak hal lain yang bisa dieksplor dan membuat anda betah lama-lama di tempat wisata ini kok.  Misalnya ada danau, masyarakat sekitar memanfaatkan danau tersebut untuk menambah penghasilan mereka sehari-hari. Mereka memanfaatkan danau sebagai tempat wisata air yang mereka inisiatifkan misal untuk transportasi air dengan perahu, kapal-kapalan, maupun hal lain yang dapat dimanfaatkan secara positif. Jadi di danau yang cukup luas ini Anda bisa berkeliling dengan menggunakan perahu-perahu dan anda bisa  membayarnya dari 5 ribu per orang. Sebuah hal yang kiranya sangat murah bukan. Anda juga dapat menjajal naik kapal atau apa yaa..emmm semacam kapal-kapalan yang dikayuh dengan kaki dan juga dikendarai oleh sebuah alat pengatur arah kanan, kiri, depan, belakang tapi masih manual yaitu berbentuk alat pegangan saja semacam mengendarai mobil itu lhoo… :D kapal dikayuh seperti naik odong-odong semacamnya. Kapal melaju diatas gelombang kecil di danau yang luas nan indah. Dilengkapi oleh pemandangan sekitar danau yang lumayan menyejukkan mata. Bayarnya cukup terjangkau kok, Rp 20.000,-/kapal. Kapal menyediakan 2 tempat dudu, jadi anda bisa naik berdua dengan siapapun itu, entah teman, keluarga, apalagi sesosok kekasih yang menemani. #adududuh :D
Sekitar <60 menit kita mengayuh kapal menuju tengah danau yang sedang panas-panasnya itu. Tapi aku pantang menyerah terus dan ingin terus menikmati keindahan ditengah tengah danau ini. Rasanya aku sudah terhipnotis oleh asyiknya permainan air ini. Maklumlah sewaktu kecil tak pernah naik seperti ini. :D #curhat
Karna pada awalnya aku ragu-ragu menaiki kapal ini, takut terperangkap nggak bisa ngendarai kapal ditengah danau, nah saat diawal latihan mengayuh dan mengendarai kapal ini, aku terpontang-panting oleh kebingungan dalam mengarahkan pegangan pada kapal, yang pada awal sudah saya beritahu diatas, yaitu yang berguna untuk penunjuk arah. Nah betapa gilanya aku dan temanku dalam memutar maupun membelokkan kapal itu. Maklumlah ini harus bisa menyeimbangkan antara otak kanan dan kiri. Wkwk kalau mau belok kanan, pegangan harus diputar kearah kiri, dan kalau mau kekiri,pegangan diputar kerah kanan, tapi kalau mau kebelakang, tinggal kayuh kapalnya kebelakang, begitu pula kalau maju, yaa tinggal maju aja..hehe mudah sih sebenernya, yaa tapi karna masih awal jadi kikuk. Tapi karna aku mengendarainya <60 menit, ya langsung lancar-lancar ajalah :D capcuss selfie jangan lupa dong :D keluarkan tongsis beserta kameranya :D